Ga Ada Kerjaan? Silahkan Buka Ini
Saya, ya cuma seorang anak Indonesia yang lahir di Jakarta, sama kok kayak orang-orang yang lain, bisa bikin pahala juga, bikin dosa apalagi….
Bukan, bukan begitu seharusnya….
Saya, seseorang yang spesial, yang selalu merasa sebagai big-fish, yang selalu merasa kolam yang saya tempati ternyata sudah kekecilan dan tidak cukup lagi untuk saya. Bukannya saya tidak tau bersyukur. Tapi saya memang menggantungkan cita-cita setinggi langit… Caranya? Lempar saja cita-cita sejauh-jauhnya, tatap terus sementara saya selalu berusaha melompat-lompat untuk menggapainya. Saat ini mungkin saya hanya bisa melompat-lompat dengan kaki yang sepasang ini, tapi entah besok, entah lusa, saya mungkin sudah punya egrang buat bisa lebih tinggi dari hari ini, atau mungkin saya punya pesawat ulang alik, yang membuat saya benar-benar sampai ke ujung langit.
Dia bilang saya aneh, saya juga bilang: “Kamu juga aneh kok”. Tapi lama-lama saya berpikir, kalo bukan aneh kata yang tepat, tapi spesial. Dia spesial. Saya juga spesial. Setiap manusia unik, memang, tapi tetap saja di dunia ini manusia tipikal. Tapi dia, bukan sekedar unik, dia spesial. Dan juga saya, bukan sekedar unik, saya spesial. Mungkin Allah punya rencana tersendiri untuk saya. Walaupun Vin Diesel berkata: “Setiap ayah selalu merasa anaknya spesial”.
Hingga pada akhirnya keisengan otak saya membuat saya membayangkan diri saya ditembak oleh penembak gelap yang tidak suka dengan perubahan yang saya bawa. Mati seperti matinya Lincoln. Mati seperti matinya Kennedy. Dan mungkin mati seperti matinya Diana. Hanya saja saya ingin mati seperti seorang Muslim yang damai.
Dan dia pun berkata: “Inilah hidup, jalanilah!”

rizasaputra berkata
hee, aneh tu emang sinonim sm spesial..
aneh = unik = tidak biasa = luar biasa = spesial (qed)